Lewati ke isi utama

Untuk pengurus masjid

Cara mengetahui nomor pelanggan listrik masjid

·Tim Listrik Masjid

Lima tempat menemukan nomor pelanggan atau nomor meter, cara membedakan keduanya, dan kenapa satu digit yang keliru berakibat lebih besar dari dugaan.

Nomor listrik adalah satu-satunya cara membedakan sambungan satu tempat dari tempat lain. Tanpa nomor yang benar, tidak ada tagihan yang bisa diperiksa dan tidak ada bantuan yang bisa dibayarkan, sehingga isian ini yang paling menentukan pada seluruh formulir pengajuan.

Dua nomor yang sering tertukar

Nomor pelangganNomor meter
Dipakai olehPascabayar (tagihan bulanan)Prabayar (token)
PanjangnyaUmumnya 12 digitUmumnya 11 digit
Berubah?TidakTidak, yang berubah kode tokennya

Panjang digit di atas kelaziman, bukan aturan mati; ada variasi antar wilayah. Penanda yang lebih bisa diandalkan adalah jenis layanannya: kalau pengurus rutin membeli token, yang dicari nomor meter. Kalau menerima tagihan bulanan, yang dicari nomor pelanggan.

Lima tempat mencarinya

  1. Struk pembayaran sebelumnya. Cara paling cepat kalau pengurus menyimpan berkasnya. Nomornya tercetak berdekatan dengan nama pelanggan.
  2. Badan meteran. Pada meteran prabayar, nomor meter tertera di badan alat. Minta izin pengurus lebih dulu, dan cukup salin angkanya.
  3. Riwayat pembelian di aplikasi. Kalau token biasa dibeli lewat dompet digital atau mobile banking, nomornya tersimpan di riwayat transaksi.
  4. Aplikasi PLN Mobile. Kalau sambungannya pernah didaftarkan di sana, nomornya tersimpan berikut golongan tarif dan dayanya sekalian.
  5. Telepon 123. Jalan terakhir bila semua di atas buntu. Siapkan alamat lengkap dan nama yang tercatat sebagai pelanggan.

Jangan pernah menebak

Ini bukan peringatan berlebihan. Nomor pelanggan yang salah satu digit hampir selalu tetap merujuk ke pelanggan yang sah, tetapi milik pelanggan lain. Akibatnya bukan galat yang tampak di layar, melainkan tagihan orang lain yang terperiksa, dan pada akhirnya bisa terbayar.

Kalau ragu, tanyakan kepada bendahara atau pengurus yang biasa mengurus listrik. Menunggu sehari jauh lebih baik daripada mengirim angka yang tidak diyakini.

Bagaimana nomor itu kami perlakukan

Nomor pelanggan tergolong data yang perlu dijaga, karena siapa pun yang memilikinya bisa melihat tagihan dan riwayat sebuah sambungan. Perlakuannya di sini:

  • Disimpan dalam bentuk terenkripsi, bukan apa adanya.
  • Di halaman publik mana pun ia selalu tersamar sebagian; tidak pernah tampil utuh, termasuk pada struk.
  • Terlihat penuh hanya oleh admin, dan hanya pada halaman tinjauan.
  • Bila kunci enkripsinya tidak tersedia, nomornya tidak disimpan sama sekali, bukan disimpan apa adanya sambil berharap tidak apa-apa.

Rinciannya ada di Kebijakan Privasi.

Sekalian periksa dua hal ini

Saat menemukan nomornya, catat juga golongan tarif dan atas nama siapa sambungan itu terdaftar. Keduanya biasanya tercetak di tempat yang sama, dan keduanya menentukan apakah masjid Anda sedang membayar lebih mahal daripada seharusnya. Penjelasannya di golongan tarif listrik rumah ibadah.

Kalau nomornya sudah di tangan, lanjutkan ke formulir pengajuan.