Data yang kami kumpulkan
- Donatur: nama (opsional), surel, nomor WhatsApp (opsional), dan catatan transaksi.
- Pengaju data masjid: nama pengirim, nomor WhatsApp, alamat masjid, dan nomor pelanggan listrik masjid.
- Kontributor data: isi kiriman, lampiran, dan alamat IP saat pengiriman.
Kami tidak meminta dan tidak menyimpan dokumen identitas seperti KTP maupun swafoto.
Nomor pelanggan PLN diperlakukan sebagai data pribadi
Dengan nomor pelanggan, siapa pun bisa menarik nama, alamat, daya, dan nominal tagihan. Banyak musala pula yang meterannya terdaftar atas nama pribadi wakif atau takmir. Karena itu kami memperlakukannya sebagai data pribadi terlindung, dengan aturan berikut:
- Disimpan terenkripsi; kunci enkripsi disimpan terpisah dari basis data.
- Tidak pernah ditampilkan penuh pada halaman publik.
- Tidak pernah masuk ke catatan log, laporan galat, maupun alat analitik.
- Hanya terlihat penuh oleh admin saat meninjau pengajuan, dan setiap tindakan admin tercatat.
- Tidak pernah dijual, disewakan, atau dibagikan, termasuk kepada sponsor korporat.
Lampiran kiriman
Foto yang dikirim untuk melengkapi halaman masjid disimpan di penyimpanan yang terpisah dari halaman publik sampai lolos tinjauan. Kiriman yang ditolak tidak pernah ditayangkan.
Pertanyaan tentang data Anda
Pertanyaan atau permintaan terkait data pribadi Anda dapat dikirim ke halo@listrikmasjid.com. Sebutkan data mana yang Anda maksud supaya kami bisa menindaklanjutinya.
Kuki dan analitik
Kami hanya memakai kuki yang diperlukan agar situs berfungsi (sesi dan keamanan formulir). Analitik yang kami gunakan tidak memakai kuki dan tidak melacak Anda antar-situs.