Risiko terbesar platform seperti ini bukan kehilangan uang, tapi menyalurkan bantuan ke meteran rumah pribadi yang mengaku masjid. Sekali itu terjadi, kepercayaan tidak bisa dibeli kembali. Karena itu setiap masjid melewati tahapan di bawah ini, berurutan.
-
1
Data induk dari SIMAS Kemenag
Sebagian besar profil masjid berasal dari data resmi: nama, alamat, koordinat, tipologi, dan kapasitas. Ini data profil lembaga dan tidak memuat informasi listrik.
-
2
Pengajuan dari pengurus atau warga
Masjid yang belum terdaftar diajukan lewat formulir. Pengaju menyebutkan nama dan nomor WhatsApp yang bisa dihubungi, alamat masjid, serta nomor pelanggan listriknya. Jumlah pengajuan dibatasi per pengirim untuk mencegah kiriman massal.
-
3
Tinjauan admin
Setiap pengajuan masuk ke antrean dan diperiksa manusia — bukan disetujui otomatis. Kami mencocokkan data dengan sumber resmi, dan bila perlu menghubungi pengaju lewat WhatsApp. Pengajuan yang diterima menjadi data berstatus draf: tersimpan, tapi belum tayang dan belum bisa menerima bantuan.
-
4
Penerbitan dan pemeriksaan kelengkapan
Masjid baru berstatus terverifikasi setelah admin menetapkannya, dan baru bisa menerima bantuan setelah itu. Halamannya sendiri hanya tampil di mesin pencari bila lolos pemeriksaan kelengkapan otomatis — koordinat yang masuk akal, alamat dan wilayah lengkap, serta ada isi nyata seperti foto, riwayat pembayaran, atau data tagihan.
Tidak ada masjid yang tayang otomatis
Mengirim data lewat formulir tidak membuat masjid langsung muncul di situs. Pengajuan hanya masuk antrean. Selama belum ditinjau dan diterbitkan admin, halamannya tidak ada, tidak muncul di daftar, dan tidak bisa menerima bantuan.
Nomor pelanggan listrik
Nomor pelanggan diperlukan untuk memeriksa tagihan ke sistem PLN. Nomor ini kami perlakukan sebagai data pribadi terlindung: disimpan tertutup, tidak pernah ditampilkan penuh di halaman publik mana pun, dan hanya terlihat oleh admin saat meninjau. Rinciannya ada di Kebijakan Privasi.
Yang tidak pernah kami lakukan
- Tidak menampilkan nomor pelanggan secara penuh di halaman mana pun.
- Tidak menjual, menyewakan, atau membagikan data ini kepada pihak lain, termasuk sponsor.
- Tidak menerbitkan halaman masjid yang datanya belum diperiksa.
Menemukan data yang keliru?
Kami lebih suka diberi tahu daripada dibiarkan salah. Kirimkan koreksinya lewat halo@listrikmasjid.com, dan halaman masjid yang bersangkutan dapat kami tangguhkan selama diperiksa.